Rahasia Dibalik Pemecatan STY

Jakarta,Alasan sebenarnya pemecatan STY memang tdk diungkap secara resmi oleh PSSI. Erick Thohir tidak mau membukanya dengan alasan takut dikatakan tidak tahu terimakasih. Tpi ET memberikan chloe jika cerita bermula saat timnas gagal menang lawan Bahrain.

1. Usai lawan Bahrain, Ada diskusi soal taktikal antara pemain dgn pelatih. Dan sang pelatih tersinggung.
2. Karena diskusi itu dan pelatih merasa tersinggung, maka Saat lawan China: Tom Haye, Marselino, Ridho dan Walsh dicadangkan akibatnya ketinggalan 2 gol. Baru bisa balas gol setelah Tom Haye, Ridho, Marselino masuk.
3. STY rela mencadangkan pemain penting demi ego dia sendiri. Kekalahan lawan China murni akibat kesalahan penetapan starting line up. Buktinya timnas cetak gol setelah Tom Haye, Ridho dan Marselino masuk. Kalo masih ada waktu 15 menit, mungkin hasilnya bisa imbang bahkan menang.
4. Lawan Arab Saudi, Marselino cetak 2 gol dengan mengabaikan taktikal STY. Hal ini diakui sendiri oleh STY. Setelah cetak gol kedua, Marselino pun diganti sesuai perjanjian di ruang ganti saat jeda
5. STY lebih mementingkan ego nya sendiri dibandingkan kepentingan Timnas.
6. PSSI melihat hal ini sebagai sinyal bahaya. Sangat berbahaya jika ada yang merasa lebih penting dan lebih besar dari Timnas. Pengalaman mengelola Inter Milan, DC United dan Oxford United membuat Erick Thohir mencari momen untuk bertindak.
7. Intinya, tidak boleh ada yg lebih besar dari kepentingan Timnas Garuda. Tetap fokus pada tujuan akhir. Bertindak cepat dan tepat sebelum terlambat.
8. Tujuan utama timnas sudah sangat jelas, lolos Piala Dunia. Tidak boleh ada yg merasa lebih penting dibandingkan timnas.
9. Kepentingan pribadi Erick Thohir bahkan Prabowo Subianto sekalipun harus mengalah demi kepentingan timnas. Apalagi hanya sekedar ketersinggungan pribadi seorang STY.