Lestari dari Tangan Tua ke Tangan Muda: Upaya Mahasiswa FEB UB Lestarikan Anyaman Besek di Desa Duwet

Malang, 24 Juli 2025 — Kelompok PKM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) 2025 melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dinamakan “Lestari dari Tangan Tua ke Tangan Muda”, dengan tujuan melestarikan keterampilan anyaman besek sebagai warisan budaya, serta menumbuhkan minat generasi muda terhadap potensi ekonomi lokal melalui kerajinan tradisional dan wisata edukatif berbasis kearifan lokal.

Sasaran utama program ini adalah Komunitas Pemuda dan Karang Taruna Desa Duwet, yang dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan pelatihan dan dokumentasi. Kegiatan dimulai dengan kunjungan awal dan diskusi bersama para pengrajin senior serta pengurus Karang Taruna untuk menyampaikan rencana kegiatan, menyesuaikan jadwal pelatihan, dan menjajaki potensi wisata lokal. Observasi awal dilakukan di beberapa rumah pengrajin serta titik-titik yang memiliki potensi sebagai lokasi wisata edukatif, seperti area produksi anyaman dan pusat kerajinan bambu desa.

Salah satu tantangan utama yang diidentifikasi adalah minimnya dokumentasi keterampilan anyaman dan rendahnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan kerajinan. Oleh karena itu, pelatihan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada praktik teknis, tetapi juga pada proses transfer pengetahuan langsung dari para pengrajin senior kepada peserta yang merupakan pemuda desa, sehingga keterampilan anyaman tetap hidup dan berkembang lintas generasi.

Hasil dari kegiatan ini sangat memuaskan karena para pemuda peserta pelatihan berhasil menghasilkan produk anyaman besek sederhana.

Lestari dari Tangan Tua ke Tangan Muda: Upaya Mahasiswa FEB UB Lestarikan Anyaman Besek di Desa Duwet

Pojok Cerita: Suara Pemuda dalam Pelestarian Budaya

Sebagai bentuk dokumentasi dan kampanye digital, kelompok ini juga menginisiasi program “Pojok Cerita”, yaitu sesi dokumentasi wawancara dan refleksi bersama peserta pelatihan. Program ini bertujuan untuk menggali cerita, pengalaman, dan pandangan para pemuda terhadap kerajinan tradisional, serta membangun narasi positif mengenai potensi budaya sebagai sumber ekonomi masa depan.

Dalam sesi ini, para pemuda berbagi pandangan tentang pentingnya menjaga warisan budaya, proses mereka belajar dari pengrajin, serta ide-ide pengembangan usaha anyaman di era digital. Program ini juga menjadi momen penting dalam proses branding usaha, mulai dari penentuan nama, desain logo, hingga strategi promosi di media sosial.

Konten hasil dari “Pojok Cerita” telah diunggah dalam bentuk video dokumenter pendek. Tonton di kanal YouTube kami:

Pojok Cerita – Lestari Tangan Tua ke Tangan Muda: https://youtu.be/6uVPD3oqfTE?si=_vhqVa9G9oW1fV7u

Harapan dan Tindak Lanjut

Melalui program ini, Kelompok PKM FEB UB Desa Duwet 2025 berharap dapat mendorong kolaborasi lintas generasi dalam pelestarian budaya, memperkuat identitas lokal Desa Duwet, serta membuka jalan bagi berkembangnya UMKM berbasis kerajinan bambu yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara tradisi dan inovasi, Desa Duwet diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana warisan budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat jika digerakkan oleh semangat pemuda.

Penulis: Kelompok PKM FEB UB Desa Duwet 2025

Dosen Pembimbing: Ibu Desty Nuraini, S.Pd., M.Pd.