AI Jurus Baru Dakwah Muhammadiyah

 

Kota Malang — Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang menggelar Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bertajuk “Optimalisasi AI sebagai Media Dakwah”, Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan yang bertempat di Aula PDM Kota Malang ini diikuti oleh sekitar 50 anggota Corps Muballigh Muhammadiyah (CMM) yang merupakan perwakilan dari lima Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Malang, yaitu PCM Sukun, Klojen, Blimbing, Lowokwaru, dan Kedungkandang. Masing-masing PCM mengirimkan 10 orang peserta sesuai undangan resmi Majelis Tabligh PDM Kota Malang.

Workshop menghadirkan narasumber utama Prof. Ir. Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si., MT., Ph.D, Ketua AI Center Universitas Brawijaya, yang dikenal sebagai pakar kecerdasan buatan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.20 WIB dan dipandu oleh moderator Ustadz Hafidz, S.Pd., M.Pd.I, Ketua PCM Klojen, dan Ustadz Zainul Abidin, SH pada materi kedua.

Acara workshop ini secara resmi dibuka oleh Radix Murseno Aji, Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Malang, yang hadir mewakili Ketua PDM Kota Malang yang berhalangan hadir karena ada agenda lain. Dalam sambutannya, Radix menekankan pentingnya para dai Muhammadiyah untuk melek ilmu modern dan teknologi digital, khususnya AI. Pesan tersebut menegaskan arah dakwah Muhammadiyah yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai keislaman dan keilmuan.

Materi pertama disampaikan langsung oleh Prof. Wayan Firdaus Mahmudi, dengan topik “Menyusun Materi Dakwah Lebih Sistematis dengan Bantuan ChatGPT”. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan secara umum tentang konsep AI serta praktik pemanfaatan ChatGPT untuk membantu dai menyusun materi dakwah yang runtut, relevan, dan sesuai kebutuhan jamaah.

Materi kedua dilanjutkan oleh Ustadz Afkar Hanif, M.Pd, yang memfokuskan pada praktik pemanfaatan AI sebagai media dakwah.

Peserta dibimbing menggunakan teknologi AI untuk membuat konten dakwah visual dan digital, seperti teks dakwah, flyer, hingga ide konten media sosial yang edukatif dan menarik.

Workshop ini menjadi langkah nyata Majelis Tabligh PDM Kota Malang dalam mendorong transformasi dakwah Muhammadiyah agar lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan tantangan era digital.

Melalui pemanfaatan AI, diharapkan para dai tidak hanya mampu menyampaikan pesan keislaman secara lisan, tetapi juga aktif berperan sebagai produsen konten dakwah yang berkualitas dan berdaya jangkau luas. [IM]