Penerjemah Tan Malaka yang tidak paham Dasar Dasar Ilmu Politik

Bagaimana ini Bangnda ku kok bisa sampe komentar kayak begini. Begini ya abangku kritik rakyat terhadap pemerintah itu sah karena demokrasi representatif itu sumbernya kedaulatan di tangan rakyat. Logikanya rakyat tidak melimpahkan kedaulatannya kepada negara. Artinya ketika pemerintah terbentuk setelah pemilu, rakyat tidak hilang kedaulatannya setelah pemerintah terselenggara. Rakyat tetap pegang kedaulatan dan kontrol terhadap kehidupan bernegara dalam politik demokrasi. Itu pendasaran dari kritik rakyat terhadap pemerintah dalam logika demokrasi modern. Kalau pemerintah mengkritik rakyat. Saya nggak tahu pendasarannya. Setahu saya tidak ada di buku Materialisme Dialektika Logika Tan Malaka. Mungkin abangnda sebagai penerusnya mau buat lanjutan pikiran Tan Malaka yang judulnya Materialisme Dialektika Logistik.

FB AIRLANGGA PRIBADI”