Mengenal Halliday dan Resnick

Buku fisika dasar yang sangat legendaris ini, “Physics”, terbit tahun 1960, ditulis oleh David Halliday (1916-2010) & Robert Resnick (1923-2014). Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Erlanggga di tahun 1980an. Tampaknya, Halliday & Resnick juga mengeluarkan lagi buku teks fisika dalam versi berbeda di tahun 1970. Nah, versi tahun 1960 itu kini dikenal sebagai versi “Resnick-Halliday-Krane”, sedangkan versi tahun 1970 kini dikenal sebagai versi “Halliday-Resnick-Walker”.

Spesial merayakan 60 tahun buku teks mereka, dihadirkan soal legendaris “meriam dalam gerbong” yang diambil dari buku Physics itu. Soal diadaptasi untuk tujuan pedagogis jenjang SMA.

SOAL:
Sebuah gerbong berisi meriam yang bebas menembak ke arah horisontal mana pun dengan kecepatan berapa pun, asalkan pelurunya tidak keluar dari gerbong, tidak menjebol dinding. Meriam dan pelurunya bebas bergerak atau memantul dalam gerbong itu. Gesekan roda gerbong dengan rel diabaikan. Panjang gerbong L=10 meter. Data dianggap cukup.
Pertanyaannya:
Setelah semua peluru ditembakkan, mungkinkah gerbong bergeser dari posisi semula? Jika kamu menjawab tidak, jelaskan alasannya. Jika kamu menjawab ya, berapa jauh pergeseran maksimum yang mungkin. Sertakan alasannya.

Kepustakaan:
Robert Resnick, David Halliday, Kenneth Krane, Physics (John Wiley & Sons, 2003).
“David Halliday: American physicist” (Wikipedia).
“Robert Resnick: American physicist” (Wikipedia).

(Sumber: Kak Jos, Relawan Guru Matematika & Fisika, Facebook).