Ubah Kotoran Kambing Bernilai Ekonomis, PKM FEB UB Ajak Kelompok Tani Olah Pupuk Organik

Ubah Kotoran Kambing Bernilai Ekonomis, PKM FEB UB Ajak Kelompok Tani Olah Pupuk Organik

Malang, 16 Juli 2025  – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali melaksanakan program pemberdayaan berbasis pertanian di Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kali ini, program difokuskan pada pelatihan pengolahan pupuk organik dari kotoran kambing yang menyasar Kelompok Tani Purnama 1. Kegiatan ini dipimpin oleh Chris Edlin Perdana selaku penanggung jawab program, dan merupakan bagian dari rangkaian upaya peningkatan produktivitas dan keberlanjutan pertanian lokal melalui pemanfaatan limbah ternak.

Dalam pelaksanaannya, tim PKM FEB UB Desa Ngadirejo memberikan pelatihan teknis terkait pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk kompos yang kaya unsur hara dan aman digunakan di lahan pertanian. Materi pelatihan meliputi teknik fermentasi kotoran kambing menggunakan bahan tambahan seperti EM4, dan molase, serta proses pematangan kompos yang efektif dan efisien. Para petani juga dikenalkan dengan manfaat pupuk organik dalam menjaga kesuburan tanah jangka panjang dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia yang harganya semakin mahal.

Chris Edlin Perdana menjelaskan bahwa kotoran kambing, yang selama ini hanya menjadi limbah ternak, memiliki potensi besar untuk diubah menjadi pupuk berkualitas tinggi. “Dengan teknologi sederhana dan murah, petani bisa memanfaatkan sumber daya yang mereka miliki untuk mendukung pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para anggota Kelompok Tani Purnama 1. Banyak dari mereka yang sebelumnya belum mengetahui cara mengolah kotoran kambing dengan benar, sehingga masih mengandalkan pupuk pabrikan dalam kegiatan bertani. Pelatihan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan petani setempat yang memiliki ternak kambing namun belum memanfaatkannya secara optimal.

Melalui program ini, Tim PKM FEB UB berharap dapat mendorong lahirnya kebiasaan baru di kalangan petani, yakni mengolah limbah ternak menjadi sumber daya pertanian yang bernilai ekonomis. Kedepannya, produk pupuk organik dari kotoran kambing dan molase ini menjadi salah satu usaha Kelompok Tani Purnama 1 dalam rangka langkah awal  memajukan usaha kelompok tani.

Penulis: Asya Hujjah El Imani Mahmudatan