Aisyiyah Jawa Timur: Menggerakkan dan Mencerahkan

Jakarta, Aisyiyah sebagai organisasi perempuan berkemajuan dihadapkan pada tantangan yang komplek dalam mengemban amanah dakwah dan tajdid bagi kehidupan umat dan bagsa serta kemanusiaan universal. Dinamika perkembangan sosial dalam kehidupan masyarakat mengalami perubahan yang cepat seiring dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Rukmini Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur menyatakan,
“Tanwir ini adalah momentum untuk menggerakkan dan mencerahkan, kita tidak boleh berpangku tangan, mulailah dari apa yang ada di sekitar kita yaitu 3 P”

Pertama, yaitu PENATAAN, mulai menata secara optimal sistem keorganisasian yang memberdayakan.

Kedua, yaitu PENDATAAN, datatif adalah organ vital organisasi, dari data kita ketahui masalah dan solusi maupun proyeksi kedepan

Ketiga, yaitu PENDANAAN, sumber gerakan adalah energi, energi organisasi Aisyiyah selain ruhul dakwah yaitu dana dan management keuangan yang solid dan tangguh.

“Titik point awal yaitu menata Sumber daya insani Aisyiyah baik itu Cabang dan Ranting, Amal Usaha Aisyiyah dengan membangin sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak akan memberikan pengaruh yang positif bagi ummat dan bangsa” Jelas Mubalighat terkenal dari Kota Malang ini.

Begitu pula, sistematika dan pola auto debet bagi iuran anggota dan pengelolaan UIM yang efektif dan efisien, juga harus menjadi masukan bagi tanwir I ini.

“Aisyiyah itu Mencerdaskan Perempuan coba fahami makna Mars Aisyiyah yang mengkibarkan panji pencerahan menjadi gerakan peneguh tiang utama negara tidak sekedar di nyanyikan maka PWA Jatim menguatkan melalui kelembagaan TARBIYATUL MAR’AH AISYIYAH (TMA)
Dan layanan terpadu BIKKSA,POSBAKUM BAKESOS sebagai mata panah dakwah perempuan berkemajuan”

Pungkas Rukmini disela Tanwir I Aisyiyah di Jakarta (15/1/2025), suatu yang menyegarkan dalam dakwah dimanapun kita berada.

Jurnalis : asya
Editor : uzlifah