Sri Herawati : Kasih Sayang Anugerah Terindah Ibu

Malang, Hari Ibu adalah hari perayaan untuk menghormati dan menghargai peran serta kontribusi ibu dalam kehidupan. Perayaan ini biasanya dirayakan pada tanggal 22 Desember di Indonesia, yang ditetapkan sebagai Hari Ibu sejak tahun 1953 melalui Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1953. Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang pada peringatan Hari ibu yang dilaksanakan di GBK IV UMM (22/12) menghadirkan  dua tokoh inspiratif yaitu ibunda Sri Herawati dan Ibunda Shoimah Kastolani. Sri Herawati yang juga ketua Aisyiyah kota Malang memaparkan pentingnya mengedepankan asah asih dan asuh sebagai makna kasih sayang sebagai catatan hadiah terbaik dari seorang ibu bagi diri, keluarga dan negara. Berikut paparan Sri Herawati pada acara tersebut,

 

Makna Hari Ibu

1. Menghargai Peran Ibu : Hari Ibu merupakan kesempatan untuk menghargai peran ibu sebagai pendidik, pengasuh, dan pelindung anak-anaknya.

2. Menghormati Pengorbanan : Perayaan ini juga untuk menghormati pengorbanan ibu dalam membesarkan anak-anaknya.

3. Meningkatkan Kesadaran: Hari Ibu juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.

4. Memperkuat Hubungan Keluarga: Perayaan ini dapat memperkuat hubungan antara ibu dan anak, serta anggota keluarga lainnya.

 

 Herawati menjabarkan bahwa Kasih sayang ibu adalah   ikatan yang paling kuat dan tak tergantikan dalam kehidupan manusia, berupa keikhlasan, kasih sayang dan ibadah yang luar biasa.

Kasih sayang ibu memiliki banyak manfaat, di antaranya:
  • Memberikan ketenangan dan kepastian dalam dunia yang keras dan tak terduga
  • Membentuk fondasi yang kokoh bagi pembangunan sosial, emosional, dan intelektual anak-anak
  • Berperan penting dalam perkembangan emosional dan psikologis anak
  • Memberikan dukungan dan perlindungan yang tak tertandingi kepada anaknya.

Herawati menambahkan bahwa peringatan ini merupakan pengingat bagi semua para ibu agar tetap menjadi suatu ditengah carut marut kehidupan, tetap menjadi pelindung dan pencerah bagi keluarga dan bangsa dengan kasih sayannya.

Penulis : Bariyah

Editor : Hadi Kusuma