Tempe Raih Pendanaan Global

Sebuah startup makanan di Inggris bernama Tiba Tempeh mendapatkan pendanaan sebesar £1,1 juta atau sekitar Rp29 miliar. Menariknya, produk utama mereka adalah tempe, makanan yang tidak asing di lidah orang Indonesia. Didirikan oleh pasangan Ross dan Alexandra Longton, yang percaya tempe adalah alternatif protein masa depan. Produk mereka dibuat dalam bentuk blok, cincangan, dan potongan berbumbu.

Tempe memang semakin populer di dunia karena dianggap sebagai alternatif nabati yang lebih alami dan minim proses. Selain itu, menurut survei EIT Food 2023, 65% konsumen di negara-negara Eropa khawatir terhadap makanan ultra-proses. Tempe dinilai lebih alami karena dibuat dari kedelai utuh dan tanpa proses berlebih.

Menurut Tempeh Global Industry Report 2025, pasar tempe global mencapai US$4,7 miliar pada 2024. Diproyeksikan tumbuh menjadi US6,3 miliar pada 2030, dengan pertumbuhan tahunan 4,9%. Melihat data ini, tempe bukan tren sesaat tapi bagian dari masa depan pangan dunia.