Wakil Walikota Malang: Tangguhlah Setangguh Aisyiyah

Malang, Dalam rangkaian acara peresmian Gedung Dakwah Aisyiyah Cabang Klojen di Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan sambutan yang penuh makna dan menyentuh hati para hadirin.

Dalam pidatonya, Ali Muthohirin mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia menceritakan bahwa dirinya tumbuh sebagai anak dari seorang ibu yang bekerja sebagai buruh tani, dengan kondisi ekonomi yang serba sulit. Namun, dari situlah ia belajar tentang ketekunan, keikhlasan, dan pentingnya pendidikan.

“Saya berasal dari keluarga sederhana. Ibu saya adalah buruh tani. Hidup kami penuh perjuangan, tetapi dari situlah saya belajar arti kerja keras dan tidak mudah menyerah,” ungkap Ali Muthohirin di hadapan para tamu undangan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kekagumannya terhadap peran gerakan perempuan Aisyiyah serta Muhammadiyah yang dinilainya konsisten dalam membangun masyarakat, khususnya di wilayah Klojen.

Menurutnya, Aisyiyah dan Muhammadiyah telah menjadi pilar penting dalam penguatan pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat. Ia menilai keberadaan Gedung Dakwah Aisyiyah Klojen merupakan simbol nyata dari semangat perjuangan yang berkelanjutan.

“Saya sangat mengagumi gerakan Aisyiyah dan Muhammadiyah di Klojen. Mereka hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam pendidikan dan sosial. Ini adalah kekuatan besar dalam membangun masyarakat yang maju dan berakhlak,” tambahnya.

Sambutan tersebut disambut haru dan tepuk tangan dari para hadirin yang hadir. Kisah hidup yang disampaikan menjadi inspirasi tersendiri, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam membangun Kota Malang yang lebih baik.

Acara pun berlangsung dengan penuh kekhidmatan, memperkuat komitmen bersama untuk terus mengembangkan peran dakwah dan sosial kemasyarakatan melalui Gedung Dakwah Aisyiyah Klojen.

Penulis : Uzlifah
Editor. : Azka