Makanan Wajib Bawa Jamaah Haji

    Oleh Uzlifah

    Makanan yang wajib dibawa jamaah haji adalah bekal kering dan awet untuk mengatasi ketidakcocokan lidah dengan menu katering atau sebagai cadangan di Mina/Arafah. Rendang, abon, kering tempe/kentang (mustofa), sambal teri, bumbu pecel, dan snack praktis adalah pilihan terbaik. Kemas dalam porsi kecil dan tidak cair untuk memudahkan keamanan bandara.

    Berikut adalah panduan bekal makanan yang sebaiknya dibawa:

    Lauk Kering (Tahan Lama): Abon (sapi/ikan), rendang kering, kering tempe, kentang mustofa, sambal teri, serundeng, dan ora-arik pedo.

    Makanan Instan/Praktis: Mie gelas, oatmeal, energen, sereal, atau abon yang siap seduh.

    Bumbu Tambahan: Sambal sachet, kecap sachet, bumbu pecel bubuk.

    Camilan & Tambahan Energi: Keripik buah, roti kering, kacang-kacangan, boncabe, dan nutrisari.

    Tips Tambahan:
    Penyimpanan: Gunakan kemasan ziplock atau wadah kedap udara, lalu simpan di koper bagasi.

    Jumlah: Sesuaikan dengan kebutuhan, jangan terlalu berlebihan karena jemaah sudah mendapat katering 3 kali sehari.

    Kebutuhan Khusus: Bawa sambal atau sambal kering jika Anda penyuka pedas karena terkadang makanan hotel kurang pedas.

    Untuk memastikan makanan yang dibawa sesuai dengan peraturan penerbangan, sebaiknya periksa kembali panduan dari maskapai. Jika Anda berencana membeli lauk siap saji, saya bisa memberikan beberapa contoh merek lauk kering kemasan yang populer.