Laporan Haji 2023: Daker Madinah Support Armuzna

Madinah – Keydata,

Kadaker Madinah, Zainal Muttaqin mengundang semua petugas yang ada di Madinah untuk evaluasi dan persiapan keberangkatan petugas ke Mekkah, Sabtu Malam, di kantor daker Madinah (18/6/23)

Zaenal menyampaikan dikumpulkan semua petugas guna persiapan untuk
Proses pemberangkatan petugas besuk ke Mekkah untuk bersiap bertugas saat Arafah Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

“Selain itu juga kita harus mulai persiapkan penerimaan jamaah gelombang 2”, ujarnya.

Dikatakan sebanyak 580 anggota PPIH
Layanan di daker maupun di sektor dilaksanakan dengan baik.
“Kita sudah melayani 263 kloter, alhamdulillah semua berjalan dengan baik, semoga yang sudah baik ini dipertahankan hingga akhir tugas”, ujarnya yang diamini semua petugas dan pimpinan.

Hadir di tengah para petugas Direktur Jendral Haji dan Umroh Hilman Latief. Dia yang masih terlihat lelah karena baru saja mendarat di Madinah dan langsung bergabung bersama semua petugas.

” Pekerjaan kita ini sangat panjang dan masih panjang tentu disana sini ada saja yang terjadi. Apapun itu saya sebagai orang yang bertanggung jawab atas terselenggaranya pelaksanaan ibadah haji Indonesia saya menyampaikan banyak terimakasih atas dedikasi semua petugas baik kloter maupun non kloter yang sudah bekerja dengan baik , untuk itu mohon hal ini dipertahankan”.

Dikatakan pelaksanaan haji tahun ini tentu sangat berbeda dengan haji tahun 2022. Pastilah ada masalah masalah yang timbul, ” namun dengan saling mendukung saling berempati saya yakin semua bisa diselesaikan dengan baik.

“Harapan kami dan Pak Mentri semua petugas harus tetap solid saling mendukung saling menopang satu sama lain”.

” Disini semuanya ada, ada pejabat, ada kyai, ada para alim, ustadz ustadzah, dokter, tenaga kesehatan, tentara, polisi, aktivis, penyuluh agama, direktur perusahaan, komisaris perusahaan, DPR,kementrian agama maupun kemebtrian yang lain tolong perankan anda sebagai petugas tunjukkan kekompakan, jangan ada yang menjadi mata – mata”. Ujarnya yang disambut gerrr semua petugas.

“Kita ini hanya rekomendasinya yang berbeda, partainya juga berbeda – beda. Akan tetapi di sini kita semua sama sebagai petugas, ini pengalaman yang sangat luar biasa seorang kabid dan semua yang di sini ikut dorong koper nuntun jamaah naik turun bis, padahal saya tahu orang – orang yang di sini semua adalah orang terhormat di tempat tinggalnya masing – masing, karena itu penting untuk saling menjaga dan saling respek dengan yang lain, tidak ada superman yang ada superteam”.

Sementara itu sekretaris kementrian agama Republik Indonesia, Prof Nizar menegaskan bahwa dalam bertugas tidak ada menyampaikan
Penentuan idzul Adha di Arab Saudi akan dilakukan besuk ( hari ini 19/6/23).
Kalau di Indonesia ada perbedaan antara Muhmmadiyah dan Pemerintah, “Ada kemungkinan Arab Saudi sama dengan teman kita mengikuti Muhammadiyah pada tanggal 28 Juni 2023, maka pendorongan ke Arofah akan kita lakukan tanggal 26”.

Dia mengingatkan nanti proses Armina atau masyair yang potensi masalah adalah Mina dan Jamarot, untuk itu perlunya penyiapan penyiapan yang matang termasuk mengenal medan yang akan kita lakukan bersama – sama.

Penulis : Uzlifah   Editor: Baba Barry